10:37 WIB
Sabtu , 25 November 2017
Diposting tanggal: 13 April 2017, 14:42:33 WIB

Terseret Kasus Suap, Mantan Deputi Bakamla Akan Segera Diadili

Terseret Kasus Suap, Mantan Deputi Bakamla Akan Segera Diadili
Terjerat kasus suap, Mantan Deputi Bakamla akan segera diadili oleh pihak KPK

Jakarta-Mantan Deputi Bidang Informasi, Hukum dan Kerjasama pada Badan Keamanan Laut (Bakamla) Eko Susilo Hadi mengaku telah merampungkan berkas perkaranya terkait kasus dugaan suap proyek satelit monitoring di Bakamla.

Hal tersebut diungkapkan Eko usai menjalani pemeri‎ksaan sebagai tersangka oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, pada hari ini, Kamis (13/4/2017).

"Hari ini tahap dua (sudah P21) penyerahan tersangka dan barang bukti," kata Eko saat dikonfirmasi terkait pemeriksaannya, Kamis (13/4/2017).

Sementara itu, Eko mengaku belum mengetahui kapan persidangan perdananya akan berlangsung. Dia ‎masih menunggu jadwal persidangan dari Pengadilan Tipikor Jakarta.

Dikonfirmasi terkait soal penetapan tersangka baru terhadap Nofel Hasan, Kepala Biro Perencanaan Or‎ganisasi Bakamla dalam kasus ini, Eko juga mengaku sudah mendapatkan informasi tersebut.

"Pak Nofel iya, KPK sudah menetapkan tersangka. Kalau pihak lain ya mungkin saja bisa, tapi saya tidak tahu," tutupnya.

Diketahui sebelumnya, KPK telah menetapkan lima orang tersangka, yang diantaranya adalah Kabiro Perencanaan Organisasi Bakamla, Nofel Hasan, Deputi Informasi, Hukum, dan Kerjasama‎ Bakamla Eko Susilo Hadi, keduanya diduga menerima suap dari proyek satelit monitoring.

Kemudian tiga tersangka lainnya merupakan petinggi PT Merial Esa yakni, Fahmi Dharmawansyah, Stefanus Hardi, dan Muhammad Adami Okta. Ketiganya diduga sebagai pihak pemberi suap untuk memenangkan tender proyek ini. (sek-red)